Ada kala dimana kita tidak bisa sedekat dan seakrab lagi dengan seseorang yang pernah begitu dekat dan akrab dengan kita dulu. Tak selamanya dua orang yang saling mengerti dapat saling mengerti. Ada kala dimana harus ada jarak yang melebar karena tak ingin saling menyakiti. Untuk itu kita harus merelakan untuk kehilangan. Kita harus belajar tidak tergantung kepada seseorang yang sangat dekat dan sangat mengerti kita. Karena pada dasarnya manusia itu sendirian saja. Orang yang dekat dan akrab itu datang dan pergi. Hidup ini bagaikan melancong keluar negeri naik pesawat, harus transit ke hati yang sana dan hati yang sini. Banyak landasan udara yang harus kita singgahi sejenak sebelum kita berakhir di tujuan akhir. Dan kita harus siap setiap saat. Siap untuk kondisi kehilangan dan menemukan. Itu semua dinamika…itu hidup.. kehilangan dan menemukan adalah bagian hidup manusia.
*Tak selamanya yang berarti itu tetap berarti seiring waktu berjalan, seiring keadaan berubah* :’)
Herlinandini_05042013
Kemana lagi akan kutemukan senyum yang lebih indah? dimana lagi akan kutemukan sahabat yang paling manis? dimana akan kutemukan sebelah jiwaku?
herlinandini_05042013
i just watched a music video of ‘Daylight’ by Maroon 5. I love that song since the first time i heard it some months ago. Sebenarnya, aku juga gak terlalu paham dengan lirik lagu itu. maklum, skill bahasa Inggrisku kacau. hehe. But I’ve read the lyric and it was good lyric.
i had not watched the music video of Daylight, but i just watched it and I almost cry. :’)
Aku terharu melihat semua cerita di dalamnya. dan aku mulai berpikir sesuatu tentang banyak hal…tentang yang tertulis pada judul tulisan ini…
yeaaah…this is it. all of the things that i want to share about myself..
What do I like
What do I hate
Who I like?
What I want to be
Seorang wanita karir yang kaya raya merangkap istri yang setia dan ibu yang selalu berjiwa muda dan penuh dedikasi dalam hidupnya untuk keluarga, masyarakat dan alam semesta. :D
Terlalu banyak yang aku inginkan dalam hidup. Terlalu banyak yang aku cintai dalam hidup. Dan aku menginginkan apapun yang kucintai lebih banyak daripada apa yang kubenci.
(herlinandini_01042013)
This morning I attended a first birthday party of Save Street Child Malang. The event was very simple but crowded. I’ve realized that a lot of people in Malang City are very concerned with the condition of the street children. It is evidenced by the many people who attended, donated milk, books, or thrift. Or to be a volunteer for a Flashmob Ceria, or just give a signature which declare their concerns to street children.
but my attention was focus on the children’s faces. Today they looked different, not as usual when I see them on the street. they looked more tidy with fresh faces. They kept smiling and laughing throughout the event. As if they have nothing to lose in their lives. I became very happy because of their laugh and smiles. The reason was because I got to learn one thing from them that any difficult life would be happy if we keep our smiles and laughter :)
I love to see children laugh. like they have nothing to lose, free, and not worrying about a future which full of uncertainty.
I want to continue to be a child …
keep the laughter and smiles
and always be happy forever :)
(herlinandini_31032013)
Aku pernah hidup dalam satu fase kehidupan yang buruk. Suatu fase dikala pikiran terlalu berkuasa atas diriku. Dimana Hati tak lagi menduduki posisi penting dalam diriku. Ketika logika mendominasi seluruh keputusan dan realistis menjadi acuan yang sangat kupegang teguh tiap kali melangkah.
Aku sempat lupa bahwa tubuh ini diciptakan tak hanya berbentuk raga. Bahwa Tuhan telah melengkapi setiap raga dengan jiwa kemudian meniupkan ruh sebagai energi kehidupan. Maka apa yang terjadi apabila kita memungkiri salah satu dari unsur kehidupan kita? Ketidakseimbangan.
Dan disaat aku tak pernah peduli akan hati yang kumiliki, ketidakseimbangan itu melanda. Pikiran yang kudewa-dewakan malah tak mampu membuatku hidup. Justru semakin terpuruk karena dikendalikan logika dan kerealistisan.
Memungkiri hati memang berakibat fatal. seperti bunuh diri dan menjadikan diri sebagai robot dan permainan orang lain.
Manusia tak hanya dibekali akal untuk bisa hidup, tapi juga hati yang mampu mebuat kita bertahan.
aku tak ingin lagi menjadi manusia yang tak punya hati :)
(herlinandini-27032013)
Akhir-akhir ini banyak perbincangan mengenai masa depan. Ternyata banyak orang yang mencemaskan masa depannya, terutama masalah pekerjaan, rejeki, dll. Padahal saya percaya bahwa semua sudah ditakdirkan Tuhan, dan untuk apa kita khawatir?
Yang saya khawatirkan adalah jika kecemasan itu kemudian menjadi hantu bagi teman-teman saya. Menjadi cambuk untuk menjalani hidup secara tidak manusiawi. Ambisius untuk mendapatkan uang banyak tanpa mempedulikan kebahagiaan yang hakiki. Ambisius mengejar jabatan, mengejar gengsi agar mendapatkan pengakuan di tengah masyarakat. Dan…ujung-ujungnya lupa tentang esensi hidup yang sebenernya, dan…ujung-ujungnya kehilangan jati diri, dan ujung-ujungnya membanggakan sesuatu yang hampa dan bersifat sementara.
Konstruksi sosial yang diciptakan oleh entah siapa secara turun menurun memang membuat kita banyak lupa tentang purpose of life kita yang sebenernya dan menjadikan pandangan orang lain tentang kita adalah tujuan hidup. Kita lupa bahwa ada seseorang yang harus mendapatkan perhatian lebih dari kita, yaitu diri kita sendiri. Kadang kita lupa bagaimana cara mencintai diri kita sendiri.
Sebagian orang mungkin berpandangan bahwa cara mencintai diri sendiri adalah dengan memperkaya harta, bersolek, dan kemudian membuat diri ini membanggakan di tengah-tengah masyarakat. Kita lupa bahwa cinta itu sebenarnya sangat sederhana dan tulus. tak perlu repot-repot ‘kerja paksa’, cukup dengan merenungi apa hal yang kita nikmati kemudian terus menikmati dan berusaha memberikan kontribusi dengan hal yang kita nikmati itu. endingnya. kita tak hanya memberikan cinta kepada diri sendiri. tapi juga orang lain.
Penuhilah cinta dalam dirimu sendiri lebih dahulu, kemudian kamu akan punya banyak cinta untuk diberikan kepada orang lain. Hidup ini sebenarnya sangat mudah apabila kita mau mencintai diri sendiri, menilai kesuksesan lebih sederhana namun berharga, lalu mau berkerja keras menikmati apa yang kita suka.
Saya berharap bahwa teman-teman dapat menjadi orang yang lebih kritis menilai masa depanm menilai hidup, cinta dan juga passion. Banyak-banyak bersyukur…
Have a nice life :)
(herlinandini-25032013)